PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama 242 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Mojokerto, Pemkab dan BPN Perkuat Perlindungan Aset Umat

Berita Pemkot Mojokerto

Lewat Program Si Pandu Cinta, Pemkot Mojokerto Dorong Tertib Administrasi Perkawinan Warga

badge-check


					Lewat Program Si Pandu Cinta, Pemkot Mojokerto Dorong Tertib Administrasi Perkawinan Warga Perbesar

Lewat Program Si Pandu Cinta, Pemkot Mojokerto Dorong Tertib Administrasi Perkawinan Warga

Kota Mojokerto, majalahdetektif.com — Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui program Si Pandu Cinta (Sinergitas Pelayanan Terpadu Ciptakan Perkawinan Tercatat), yang menyasar pasangan suami istri yang belum memiliki legalitas hukum atas pernikahannya.

Program ini kembali digelar pada Selasa (22/7/2025) di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, ditandai dengan penyerahan akta nikah, Kartu Keluarga, dan KTP kepada delapan pasangan yang telah mengikuti proses sidang isbat nikah. Penyerahan dokumen dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Program Si Pandu Cinta merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto bersama Pengadilan Agama, Kantor Kementerian Agama, dan Baznas Kota Mojokerto. Melalui sinergi lintas lembaga ini, pemerintah memberikan layanan pencatatan pernikahan secara gratis bagi pasangan yang telah menikah secara agama namun belum tercatat di lembaga negara.

> “Namun di balik semua ini, tentu juga ada peran masyarakat. Saya percaya, banyak relawan yang tergerak hatinya saat melihat masih ada warga kita yang puluhan tahun belum memiliki legalitas pernikahan sesuai aturan negara,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Ia menekankan pentingnya pencatatan pernikahan sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, status pernikahan yang tercatat secara resmi akan memberikan kepastian hukum, perlindungan hak-hak keluarga, serta menjadi dasar kuat dalam pelayanan publik.

> “Mungkin selama ini sah secara agama, tapi belum lengkap secara hukum. Maka, buku nikah ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti ketaatan panjenengan terhadap peraturan negara,” tegasnya.

Ning Ita juga menambahkan bahwa administrasi kependudukan yang tertib akan mempermudah pemerintah dalam menyusun dan menetapkan kebijakan strategis yang berbasis data akurat. Hal ini penting untuk memastikan setiap kebijakan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

> “Kami berharap, melalui program Si Pandu Cinta ini, Kota Mojokerto semakin tertib dalam administrasi kependudukan. Ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan cita keempat dari Panca Cita Kota Mojokerto, yakni tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif,” tutupnya.

Sebagai informasi, dari hasil pendataan sebelumnya, terdapat 30 pasangan di Kota Mojokerto yang belum mencatatkan pernikahan mereka secara resmi. Melalui program ini, pemerintah berharap seluruh pasangan dapat segera memperoleh dokumen hukum yang sah dan lengkap. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

8 September 2026 - 16:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto