DPRD Kota Mojokerto Tekankan Percepatan APBD Perubahan 2026, OPD Diminta Matangkan Program dan Anggaran PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Gol Arif Rahman Antar Trofi ke Bumi Majapahit POHON TUMBANG GANGGU LALU LINTAS DI PEREMPATAN JAYANEGARA–PAHLAWAN, POHON KEROPOS JADI SOROTAN Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Berita Pemkot Mojokerto

Program “Ning Ita di Sekolah” Bukan Pengganti TPQ, Tapi Penguatan Pendidikan Karakter Siswa

badge-check


					Program “Ning Ita di Sekolah” Bukan Pengganti TPQ, Tapi Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Perbesar

Program “Ning Ita di Sekolah” Bukan Pengganti TPQ, Tapi Penguatan Pendidikan Karakter Siswa

Kota Mojokerto, majalahdetektif.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan program “Ning Ita di Sekolah” yang merupakan akronim dari Peningkatan Iman dan Takwa di Sekolah, di SDN Balongsari 3, Selasa (30/9).
Program ini dihadirkan sebagai upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat pendidikan karakter, membentuk akhlak mulia, serta menumbuhkan budi pekerti luhur di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, menegaskan bahwa program ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) maupun lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Sebaliknya, justru menjadi wadah sinergi dan pemberdayaan guru TPQ serta pendidik agama di lingkungan sekolah.

“Setiap hari Selasa dan Kamis, anak-anak mendapatkan pendalaman agama sesuai keyakinannya, sekaligus belajar akhlak, budi pekerti, dan nilai-nilai karakter. Jadi ini adalah penguatan, bukan pengganti peran TPQ,” tegas Ning Ita.

Ia menambahkan, pendidikan agama tidak seharusnya berhenti di ruang kelas, tetapi harus menjadi bagian dari pembiasaan dan perilaku sehari-hari siswa.

“Melalui program ini, kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, santun, dan memiliki rasa hormat kepada orang tua serta guru,” ujarnya.

Kedatangan wali kota disambut antusias oleh para siswa. Ning Ita pun menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung, memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta didik agar terus menimba ilmu — baik ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama.

“Masa depan Kota Mojokerto ada di tangan generasi muda. Dengan pembinaan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan akhlak, kita berharap lahir generasi unggul yang membawa nama baik daerah kita,” tambahnya.

Melalui program Ning Ita di Sekolah, Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen mewujudkan pendidikan yang berkarakter, religius, dan berbudaya, serta memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tangguh dan berakhlak mulia. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawali Mojokerto Dorong Perusahaan Lindungi Pekerja, Bukan Sekadar Takut Sanksi

11 September 2026 - 10:14 WIB

Tekan Kriminalitas dari Lingkungan Terkecil, Ning Ita Perkuat Gerakan Kelurahan Sadar Hukum

9 September 2026 - 08:50 WIB

Ning Ita Minta Siskamling Tak Hanya Aktif Saat Lomba, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

8 September 2026 - 16:50 WIB

PBB 90 Persen hingga Lingkungan Bersih, Ini Lima Kriteria Kelurahan Sadar Hukum

8 September 2026 - 10:16 WIB

Dibekali Keterampilan Kuliner, 60 Warga Binaan Lapas Mojokerto Disiapkan Mandiri Usai Bebas

7 September 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Pemkot Mojokerto