Dari Ruang Sidang ke Jakarta, Ery Purwanti Bawa Semangat Kartini dalam Aksi Nyata Bela Wong Cilik BOSDA 2026 Diperkuat, Pemkot Mojokerto Pastikan Pendidikan Gratis Tepat Sasaran dan Transparan Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih Tanpa Denda hingga Akhir Juni! Pemkab Mojokerto Buka “Jalan Ringan” Lunasi Pajak di HUT ke-733 Disumpah Jadi Advokat, Hadi Purwanto Didorong Perkuat Peran Hukum untuk Kepentingan Publik DPRD Kota Mojokerto Soroti Optimalisasi PAD dalam 18 Rekomendasi LKPJ 2025

Berita Pemkab Mojokerto

Hadapi Tekanan Fiskal, Bupati Mojokerto Gus Barra Tegaskan APBD 2026 Tetap Stabil dan Layanan Publik Prioritas Utama

badge-check


					Hadapi Tekanan Fiskal, Bupati Mojokerto Gus Barra Tegaskan APBD 2026 Tetap Stabil dan Layanan Publik Prioritas Utama Perbesar

Hadapi Tekanan Fiskal, Bupati Mojokerto Gus Barra Tegaskan APBD 2026 Tetap Stabil dan Layanan Publik Prioritas Utama

Mojokerto, majalahdetektif.com – Di tengah tantangan fiskal akibat penurunan signifikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, menegaskan bahwa stabilitas anggaran daerah dan kualitas pelayanan publik tetap menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Gus Barra dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto, saat memberikan Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2026, Selasa (28/10/2025) siang, di Gedung Graha Whicesa, Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto.

“Kami menyikapi penurunan TKD sebesar Rp281 miliar dengan langkah penyesuaian fiskal yang terukur dan strategis. Fokus kami tetap pada pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah,” tegas Gus Barra di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Mojokerto telah menyiapkan sejumlah strategi adaptif, mulai dari refocusing belanja, peningkatan efisiensi operasional, hingga penajaman prioritas pembangunan agar tetap sejalan dengan RPJMD dan RKPD 2026.
“Kami berkomitmen menjaga keseimbangan postur APBD dengan mengoptimalkan belanja modal yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai penguatan kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga menyampaikan bahwa seluruh masukan, saran, dan kritik dari fraksi-fraksi DPRD telah dipelajari secara mendalam. Jawaban eksekutif tersebut dituangkan dalam dua bentuk dokumen, yakni ringkasan yang dibacakan dalam sidang paripurna, serta lampiran jawaban rinci yang menanggapi setiap fraksi secara spesifik.
“Semua dokumen tersebut merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembahasan Raperda APBD 2026,” jelasnya.

Bupati Albarra menegaskan pula bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dari reformasi tata kelola pemerintahan. Ia menekankan, transformasi ini bukan sekadar penerapan aplikasi, melainkan perubahan menyeluruh menuju sistem pemerintahan berbasis data yang terintegrasi.
“Saat ini, Pemkab Mojokerto sedang menyusun Arsitektur Pemerintahan Digital (Pemdi) dan Peta Rencana Pemdi 2025–2029 sebagai landasan menuju birokrasi yang adaptif, transparan, dan efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk memperkuat pendapatan daerah, Pemkab Mojokerto terus mengedepankan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, pemutakhiran data, serta modernisasi sistem pemungutan. Upaya ini juga diperkuat melalui sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Kejaksaan Negeri Mojokerto.

Menutup penyampaiannya, Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD atas masukan konstruktif selama pembahasan, sekaligus permohonan maaf bila terdapat kekurangan dalam penjelasan eksekutif. Ia berharap proses pembahasan Raperda APBD 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk masyarakat Mojokerto.
“Kami berharap pembahasan bersama ini mampu menjalankan fungsi anggaran secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” pungkasnya.

Sidang paripurna tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD, jajaran perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih

19 April 2026 - 08:13 WIB

Pasca Longsor Gondang, 146 Warga Terima Bantuan: Pemkab Mojokerto Percepat Pemulihan Akses Air Bersih

Sidang Paripurna DPRD Mojokerto Tetapkan Arah Baru Pajak dan Retribusi Daerah

31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Sidang Paripurna DPRD Mojokerto Tetapkan Arah Baru Pajak dan Retribusi Daerah

Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Diusulkan Pindah ke Mojosari, DPRD Beri Lampu Hijau

15 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Diusulkan Pindah ke Mojosari, DPRD Beri Lampu Hijau

Jelang Idulfitri, Pemkab Mojokerto Perkuat Jurus 4K Hadapi Lonjakan Harga Pangan

12 Maret 2026 - 18:53 WIB

Jelang Idulfitri, Pemkab Mojokerto Perkuat Jurus 4K Hadapi Lonjakan Harga Pangan

Bapenda Kabupaten Mojokerto Galakkan Kepatuhan Pajak Kendaraan

1 Desember 2025 - 13:10 WIB

Bapenda Kabupaten Mojokerto Galakkan Kepatuhan Pajak Kendaraan
Trending di Advertorial